PERANCANGAN DETEKSI UJARAN KEBENCIAN PADA TAHAPAN PEMILU 2024 DI MEDIA SOSIAL MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES

  • I Gede Satya Agni Dyandha Kusuma Universitas Triatma Mulya
  • Ida Bagus Kade Dwi Suta Negara Universitas Triatma Mulya
  • I Putu Kusuma Negara Universitas Triatma Mulya
  • Dhony Harry Budyanto Universitas Triatma Mulya
Keywords: ujaran kebencian, pemilu, naive bayes

Abstract

Pemilihan umum (pemilu) adalah salah satu peristiwa penting dalam sistem demokrasi di banyak negara, termasuk di Indonesia. Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi platform yang sangat berpengaruh dalam menyebarkan informasi dan mempengaruhi opini publik. Namun, media sosial juga rentan digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian yang dapat memicu konflik dan merusak proses demokrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem deteksi ujaran kebencian pada tahapan pemilu 2024 di media sosial menggunakan metode naïve bayes. Metode ini digunakan karena memiliki kemampuan yang baik dalam klasifikasi teks dan dapat mengatasi masalah dalam klasifikasi ujaran kebencian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mencegah dan mengurangi penyebaran ujaran kebencian yang merugikan dalam tahapan pemilu 2024 di media sosial. Dengan adanya sistem deteksi yang efektif, pihak berwenang dan pengelola platform media sosial dapat mengambil tindakan yang diperlukan untuk menangani konten yang melanggar.

Published
2024-01-24